Bisnis.com, JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyediakan kanal informasi prakiraan cuaca real time berbasis digital yang bisa diakses secara penuh selama 24 jam dan gratis untuk memudahkan para pemudik Lebaran 2025.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan kanal tersebut digital weather for traffic (DWT) yang tersedia pada laman resmi infoBMKG atau langsung melalui www.signature.bmkg.go.id/dwt yang bisa diakses pemudik dari ponsel pintar masing-masing.
“Benar kanal khusus dibuat untuk memudahkan mudik Lebaran 2025, dapat diakses dari aplikasi mobile phone info BMKG,” ujarnya dilansir Antara, Jumat (28/3/2025).
Adapun sistem informasi cuaca berbasis digital dari Direktorat Meteorologi Publik BMKG ini menyediakan sejumlah fitur layanan informasi untuk peringatan dini hujan, cuaca jalur darat, cuaca rute perjalanan, cuaca titik kecamatan, cuaca jalur kereta api lintas jawa, jalur cuaca hujan, dan informasi lainnya untuk cuaca penerbangan serta cuaca maritim.
BMKG memastikan informasi yang disajikan lengkap sampai ke tingkat kecamatan untuk cuaca jalur darat, cuaca penerbangan, dan cuaca maritim untuk penyeberangan laut di Indonesia secara real time.
Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Andri Ramadhani menambahkan khusus fitur rute perjalanan, disediakan untuk lebih memudahkan pemudik yang membawa berbagai jenis kendaraan pribadi agar mengetahui jalur mudik mana yang sedang hujan atau kondisi cuaca lainnya.
Baca Juga
“Jadi begitu dipilih fitur jalur hujan, akan terlihat di jalur mudik mana yang sedang hujan, bisa membuat perencanaan yang tepat karena itu kondisi cuaca real time dari data radar,” katanya.
Dengan memanfaatkan kanal informasi tersebut maka, perjalanan mudik bisa lebih aman, selamat dan nyaman bisa merasakan kehangatan momentum Hari Raya Lebaran Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.
Adapun tim Meteorologi BMKG mendeteksi hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Indonesia selama periode libur Lebaran 2025.
Kondisi tersebut menurut BMKG dipicu oleh kombinasi dinamika atmosfer di antaranya seperti aktifnya gelombang Kelvin, Ekuatorial Rossby, pergerakan fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang saat ini berada di fase lima (maritime continent) dan bibit siklon tropis 92S di Samudera Hindia selatan Jawa maupun 96W di Samudera Pasifik utara Papua Barat Daya dan labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal.
Masyarakat diimbau agar mewaspadai potensi gelombang pasang maksimum yang dapat terjadi di wilayah pelabuhan pada arus mudik Sabtu (29/3) mendatang. Gangguan pasang maksimum tersebut dikhawatirkan juga akan mengganggu proses bongkar muat.
Selain potensi gelombang pasang maksimum, terdapat potensi angin kencang hingga 20 knot disertai gelombang tinggi mencapai 2,5 meter pada sore hingga malam hari yang dapat terjadi di hari yang sama.
BMKG telah berkoordinasi dengan pihak pengelola penyeberangan, Kementerian Perhubungan, hingga Kepolisian untuk memberikan peringatan dini dan mempersiapkan kantong-kantong parkir guna mengantisipasi kemacetan antrean kendaraan saat terjadi pasang maksimum.